#JadiBisa Melepas Rindu Karena Traveloka


Saya menutup telepon dengan bahagia sore itu. Ibu saya baru saja mengabarkan kalau adik saya akan menikah. Adik saya ini telah melewati masa-masa yang cukup sulit sebelumnya. Banyak drama yang cukup menguras energinya. Jadi ketika akhirnya dia sampai di tahap kehidupan yang ini, tentu saja saya ikut bahagia.

Selain bahagia dengan kabar pernikahan si Adik, saya juga bahagia karena saya jadi punya alasan untuk pulang lagi ke Jogja setelah 2 tahun. Kota tempat saya lahir dan besar, yang sudah saya tinggalkan sejak 7 tahun yang lalu. Lebih dari separuh hidup saya dihabiskan di sana, tentu saya akan selalu rindu untuk pulang, meskipun banyak yang berubah dari kota kesayangan itu.

Tapi saya pun jadi galau. Tak lama setelah Ibu menutup telepon, saya cek harga tiket di beberapa maskapai penerbangan dan menelan ludah. Harga tiketnya masih lumayan mahal buat saya, meskipun saya hanya akan pergi berdua saja dengan Kirana, anak saya. "Ya sudahlah, nanti dicek lagi, toh masih ada beberapa bulan sebelum acara," pikir saya.

Sekira 2 bulan setelah telepon itu, saya iseng-iseng mengecek harga tiket di Traveloka. Ini pertama kalinya saya menggunakan situs booking tiket online ini. Sebelum-sebelumnya kalau beli tiket ya lewat travel agen, atau lewat situs maskapai yang bersangkutan. Cara ini tentu saja ribet karena harus bolak-balik cek satu maskapai ke maskapai yang lain untuk dapat harga yang paling aman di kantong.

Di Traveloka, saya cukup memasukkan tanggal keberangkatan dan kepulangan, karena saya langsung ambil tiket PP, dan voila! Langsung muncullah itu daftar harga tiket pesawat dari berbagai maskapai penerbangan. Tanpa perlu lagi repot-repot bolak-balik ngecek dari satu maskapai ke maskapai lain, saya bisa langsung dapat penerbangan dengan harga terbaik lewat fitur best price finder-nya Traveloka. Saya kegirangan waktu dapat harga tiket murah dari maskapai terbaik se-Indonesia Raya. Bahkan harganya lebih murah dari low cost airlines yang lain. Tanpa pikir panjang, langsunglah saya booking tiketnya. Sempat curiga juga sih awalnya, jangan-jangan pas proses booking tiba-tiba harga tiketnya jadi membengkak karena ada tambahan biaya ini dan itu. Eh, ternyata ndak! Harga yang saya lihat ya itu yang harus saya bayar. Maksudnya, ndak ada booking fee apa segala macam, dan harga yang tertera sudah termasuk pajak.

Mendapatkan harga terbaik

Setelah menyelesaikan proses booking dan melakukan pembayaran, e-ticket langsung saya dapatkan, baik yang disimpan di akun Traveloka saya, maupun yang dikirim lewat e-mail. Oke, tiket sudah di tangan. Saya merasa lega, pulang ke Jogja sudah bisa dipastikan. Saya tinggal berharap semoga ndak ada masalah macam-macam yang membuat saya terpaksa batal pulang.

Tapi seandainya pun ada masalah, dan saya ndak bisa berangkat di tanggal yang sudah ditentukan, saya masih bisa tenang karena saya bisa me-refund tiket saya, atau me-reschedule dengan mudah di Traveloka. Traveloka memberikan jaminan 30 Days refund, yang akan mengembalikan uang saya dalam waktu 30 hari, kalau saya membatalkan tiket saya. Kalaupun saya memilih reschedule, Traveloka pun memiliki fitur easy reschedule yang ndak ribet. Tinggal masuk di menu reschedule, pilih tanggal penerbangan baru, tunggu konfirmasi harga, bayar, sudah deh. Tiket baru akan dikirim ke e-mail saya dalam waktu 30 menit. Dan seperti pada saat proses booking, harga yang tertera jika me-reschedule penerbangan saya adalah harga total, termasuk reschedule fee dan airlines fee. Ndak ada biaya-biaya tersembunyi. Harga jujur deh pokoknya.

Reschedule dan refund yang mudah
(Foto : Traveloka)

Kemudahan untuk refund dan reschedule ini memberikan rasa tenang dan aman buat saya. Setidaknya, kalau amit-amit ada masalah, saya ndak jadi tambah stres karena proses refund atau reschedule yang ribet. Penting tuh yang begini. Karena saya pernah mengalami proses reschedule yang ampun deh ribetnya. Saya bahkan hampir gagal terbang karena tiket yang ndak jelas. Meskipun akhirnya saya tetap bisa berangkat (itupun baru bisa dipastikan di saat-saat terakhir), stresnya ngurus perubahan jadwal itu betul-betul ndak banget deh.

Ada satu fitur lain yang juga menarik dari Traveloka, yaitu Price Alert. Jadi, kalau saya belum memutuskan untuk beli tiket karena harga yang saya dapat belum cocok, jika fitur ini saya aktifkan, saya akan dapat notifikasi begitu ada harga yang cocok dengan kantong saya. Traveloka akan melacak harga tiket dan mengirimkan tren harga tiket dari penerbangan yang saya inginkan, langsung ke email saya. Jadi, saya ndak perlu repot-repot bolak-balik ngecek harga. Traveloka yang akan melakukannya untuk saya. Serasa punya asisten pertiketan pribadi deh ya..

Mengaktifkan Price Alert dengan mudah

Hal lain yang saya suka dari pesan tiket di Traveloka adalah customer service nya yang selalu cepat merespon. Kapanpun ada masalah dengan pemesanan saya, saya bisa meminta bantuan kepada customer service yang ramah. Buat saya, customer service yang ramah dan fast responds adalah poin penting, karena saya sadar saya orangnya suka rewel dan panikan. Kalau saya bingung terus tanya ke customer service, dan customer servicenya bertele-tele kan bikin stres, ya ndak sih?

Daan, waktu pulang ke kampung halaman akhirnya tiba. Berbekal rindu yang menggunung dan rasa bahagia untuk adik  dan keluarga, saya berangkat dengan gembira. Berhubung sekarang sudah masuk era digital, saya ndak perlu lagi bawa-bawa print tiket pesawat saya, dan cukup menunjukkan e-tiket dari layar ponsel saya. Kelihatannya remeh sih, tapi lumayan membantu loh. Apalagi saya tipe orang yang pelupa, ditambah repot bawa anak kecil yang ndak bisa diam. Bawa-bawa print tiket risikonya besar, gampang nyelipnya. Oh iya, saya juga ndak takut lupa jadwal pesawat, karena ada fitur Flight Reminder yang akan mengingatkan saya kapan harus terbang. 

Jogja adalah dan akan selalu jadi rumah saya. Meskipun saya juga mencintai kota tempat tinggal saya sekarang, Makassar, saya akan selalu menyimpan rindu untuk Jogja, dan melepasnya sekali waktu. Dan berbagai kemudahan pesan tiket untuk pulang ke kota kesayangan itu, tentu saja akan menjadi cinta saya berikutnya.

Selalu ada rindu untuk Jogja

Komentar

  1. saya juga suka pake traveloka. harga yg tertera sesuai dengan harga yg kita bayarkan ya. toos mba

    BalasHapus
  2. Dulu pas pertama kali aku menggunakan Traveloka karena bisa bayar via transfer tanpa ribet. Soalnya sebelumnya aku selalu beli tiket pesawat di maskapainya harus pakai kartu kredit, di maskapai lain bisa transfer tapi ribet harus via atm dengan langkah yang musingin.
    Sampai sekarang akhirnya keterusan selalu pakai Traveloka deh. Harganya selalu nett tanpa tambahan apa-apa lagi, malah suka turun dikit karena kode bookingnya mengurangi bukan menambahkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daan, banyak promonya juga.. Udah murah, bisa lebih murah lagi..

      Hapus
  3. Aku pernah ngurus refund sebagian penumpang di Traveloka. Memang gampang banget bisa lewat aplikasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga ribet ya, mbak? Minimal ga ngabisin pulsa buat nelpon CS nya yaaa

      Hapus
  4. a tidaaaak, selalu ada rindu untuk jogja. Traveloka mengerti banget ya, gimana ribetnya mempersiapkan perjalanan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, membantu banget, apalagi buat emak-emak kayak saya yang rempong 😁

      Hapus
  5. Senengnya pakai traveloka ya itu ya mbak, harga yang tertera itu yang dibayarkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan banyak promonya juga, mbak 😊

      Hapus
  6. Eh kok gampang banget pakai Traveloka ya.....

    BalasHapus
  7. Tahun ini aku main ke Jogja dan kangen pengen mampir lagi ke Jogja. Menyenangkan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jogja memang ngangenin.. Orang-orangnya juga.. #eh

      Hapus
  8. Aku selalu kangen sama Jogja, padahal bukan orang Jogja mbak. Pake Traveloka emang praktis ya mbak, aku pun sering pake Traveloka.. ^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer