Menyesal Bergabung di Komunitas Blogger

Pertama kali saya mendengar istilah "blog" itu sekitar tahun 2004. Jaman orang masih simpan data pakai disket, warnet lagi menjamur dengan kecepatan rata-rata 512 Kbps, dan sosial media masih di awang-awang. Pengetahuan saya tentang internet masih sebatas browsing di Internet Explorer atau chatting di MiRC, belum ngeh blog itu sebetulnya seperti apa. Sempat berusaha cari tau sih, tapi ndak paham juga.

Pengalaman pertama saya bersentuhan dengan dunia blog terjadi setahun kemudian, melalui Friendster, situs sosial media pertama yang saya punya, yang saat itu lagi hits-hitsnya. Salah satu fitur yang dimiliki Friendster adalah fitur blog. Fitur yang paling saya suka dari semua fitur Friendster. Meskipun sederhana, tapi kita bisa mengutak-atik tampilan blog kita.

Isi blog pertama saya itu lebih mirip buku harian sih. Tulisan-tulisan curhat galau, fangirling grup band idola, sampai puisi. Receh banget pokoknya. Saking recehnya, saya ndak pernah berpikir kalau blog saya itu ada yang baca. Karena tujuan saya nulis di sana ya memang buat saya sendiri. Sampai akhirnya suatu saat saya nulis puisi tentang Pak Suamik yang waktu itu masih dalam masa PeDeKaTe. Terus dia nanya, "itu puisi yang kau tulis di blogmu, buat saya?" Nyaakk!!! Ternyata dia baca saudara-saudara! Aduduh aku maluu!

Setelah vakum main Friendster dan beralih ke Facebook, otomatis si blog Friendster itu juga jadi dianggurin. Saya pun akhirnya berkenalan secara langsung dengan Blogspot. Kali ini saya sudah niatkan menulis untuk dibaca orang. Waktu itu sih terinspirasi dari blognya Dee Lestari. Ndak berharap bisa nulis sekeren dia juga sih, tapi setidaknya saya berusaha nulis yang sedikit lebih serius lagi. Tulisan pertama saya waktu itu berjudul Be Careful For What You Wish For, yang saya tulis tahun 2009.

Dasarnya saya orangnya moody, blog ini pun sempat vakum selama beberapa tahun. Lalu waktu saya pindah ke Makassar, saya dengar tentang komunitas blogger Anging Mammiri, dan bertemu dengan beberapa blogger yang menurut saya tulisan-tulisannya keren. Blog yang sempat saya abaikan, mulai saya lirik-lirik lagi. Tapi baru sekadar dilirik-lirik, belum niat banget mau aktif nulis lagi.

Barulah sekitar dua tahun lalu, saya beranikan diri minta sama Nanie untuk diajak masuk grup Makkunrai Anging Mammiri, bagian dari komunitas Anging Mammiri yang khusus untuk anggota perempuan. Beberapa saat setelah bergabung dengan komunitas ini, saya akui saya menyesal. Waduh, kenapa tuh? Iya, saya menyesal, kenapa ndak minta bergabung dengan komunitas ini sejak awal saya dengar tentang mereka?

Bersama komunitas Anging Mammiri di acara flash blogging Kemkominfo

Setelah bergabung di komunitas, saya baru paham tentang seluk beluk dunia blog. Bahwa ngeblog itu bukan cuma untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang banyak. Untuk itu bukan cuma tulisan yang perlu diperhatikan, tapi segala perintilannya juga, seperti desain, tema, atau gambar.

Kurang lebih dua tahun bergabung dengan komunitas Anging Mammiri, banyak sekali manfaat yang saya dapat. Banyak sekali ilmu, tentang bagaimana menulis yang baik, membuat tampilan blog yang menarik, sampai bagaimana mendapat penghasilan dari blog.

Rame-rame mereview kafe

Bukan hanya tentang seluk beluk blog, lama kelamaan saya juga belajar tentang optimalisasi sosial media. Sekarang ini blogger juga berperan sebagai influencer. Dan jika kita bicara tentang influencer, mau ndak mau juga bicara tentang sosial media. Nah, melalui komunitas ini, saya juga belajar bagaimana membuat konten sosial media yang menarik dan positif.

Hal lain yang membuat saya senang berada di dalam komunitas ini adalah mendapat banyak teman yang punya berbagai minat. Ada yang concern dengan dunia pendidikan, ada yang passionnya di fashion, ada yang jiwanya di dunia per-dandan-an alias beauty blogger, ada yang suka travelling, dan ada juga yang lebih fokus di tulisan sosial budaya. Latar belakang mereka pun bermacam-macam, arsitek, PNS, crafter kayak saya, fotografer, dokter, atau guru. Salah seorang teman saya, Kak Abby, dia ini guru biologi, tapi banyak menulis tentang traveling. Tulisan Kak Abby tentang dunia blog bisa kalian baca di sini.

Yaay! Menang lomba..
Ada banyak cara untuk bersuara, salah satunya lewat tulisan. Dan ada banyak cara untuk menjadi penulis, salah satunya melalui blog. Kalau dilakukan dengan serius, menjadi blogger bisa membantu dan berpengaruh buat orang banyak. Seperti yang saya singgung di atas, sebagai influencer. Nah, untuk menjadi blogger yang "serius" ya kita harus terus meng-upgrade ilmu, jangan asal-asalan. Mana tahu blog kita jadi inspirasi buat orang lain kan?  Salah satu jalan untuk terus belajar tentang dunia blog adalah dengan bergabung di komunitas blogger, seperti saya ini. Bisa sih belajar sendiri, tapi lebih seru kalau rame-rame, kan?

Setelah dua tahun, saya sudah mulai pede menyebut diri sebagai seorang blogger. Ya, meskipun masih receh dan ndak konsisten update blog sih. Tapi saya terus berusaha untuk memperbaiki kualitas blog saya ini. Untungnya, teman-teman di komunitas selalu membuat saya termotivasi untuk jadi lebih baik. Sukses sama-sama lah, bukan jalan sendiri-sendiri. Akhir kata, Selamat Hari Blogger Nasional. Yuk, ngeblog rame-rame!


Komentar

  1. Setelah bergabung dalam komunitas, emang banyak banget manfaatnya. Banyak teman, banyak ilmu, dan tentu saja banyak rejeki.

    Selamat Hari Blogger Nasional, Ayi sayang ��

    BalasHapus
  2. Aku juga tahun segitu mulai main internet, pakai internet untuk YM trus browsing foto artis wkwkwk nggak faedah banget ya. Ah salah satu hal yang paling nyenengin pas pindah ke Makassar adalah ikut gabung di AM. Bener banget di Am banyak blogger keren dan inspiring ya.

    BalasHapus
  3. betul kak ayi, ngeblog ternyata bukan cuma buat diri sendiri, tapi untuk banyak orang tapi kita harus tetap enjoy karena gak semua orang bisa kita bikin senang huehehhe ... kukira menyesal kenapa deh gang hiks.. hahahhaha

    keep blogging
    selamat hari blogger nasional :*

    BalasHapus
  4. Saya masih "dapat" disket kakak tapi pas smp. Hahaha. Masih lalod jaringan.

    Saya senang sekali bisa ikut komunitas AM. Banyak dapat teman2 yang positif dan ilmu yang bermanfaat.

    Tetap semangat ngeblog kakak. Selamat HarBlogNas. ^_^

    BalasHapus
  5. Iaa di' kak saya baru sadar awal saya kenal blog itu dari friendster ternyata.. sampai saya ksih banyak aplikasi masuk, entah musik kah atau tampilan gambar yang glitter2 hahaha, andaikan masih bisa diakses itu bloge pertama dengan tulisannya yang duhh, makkalakku itu..

    Tapi dengan blog kita bisa tau kapasitas diri tahun ini dan tahun lalu, bisa dengan gampang kita bikin update list perkembangan diri yah kak, yang tahun lalu saya gak bisa foto dengan segitu kecenya, ihh ternyata tahun ini bisa ma' gank..

    selamat hari blogger nasional kak ayi, dan salam kenal dari saya yahh..

    BalasHapus
  6. Selamat hari blogger Ayi.

    Eh penasaran lihat judul postingannya. Menarik.

    Setuju sama yang Ayi bahasakan di blog ini. Menjadi blogger banyaaak sekali manfaatnya, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain

    BalasHapus
  7. Banyak banget keuntungan gabung komunitas, dan cara terbaik untuk nambah ilmu secara gratis ya gabung komunitas ya :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer