ASOKANORI : CITA RASA JEPANG DENGAN SENTUHAN LOKAL


Bagi para penggemar masakan Jepang di Makassar, ada pilihan baru nih buat kalian. Asokanori, sebuah restoran masakan Jepang yang baru resmi dibuka tanggal 3 Desember 2018 yang lalu. Di sini, pecinta kuliner akan disuguhkan pengalaman makan masakan Jepang yang berbeda.

Terletak di Jalan Tupai no 36, Makassar, restoran ini didesain dengan unik. Pintu masuk resto ini berada di bagian samping, di mana terdapat juga mural bernuansa Jepang di dinding luar samping resto. Desain interiornya didominasi oleh nuansa kayu dan warna putih, melahirkan kesan yang chic, namun tetap elegan dan hangat. Jendela lebar di sepanjang dinding depan dan samping resto membuat pencahayaan di dalam ruangan sangat baik.

Mural di samping resto
(Foto : Ungatawwa)


Detail ornamen pun diperhatikan dengan baik oleh pemilik resto ini. Mulai dari ornamen origami yang digantung di sepanjang langit-langit ruangan, lampion khad Jepang yang ditata apik dan serasi di atas area pantry, dekorasi dinding dengan tulisan Jepang, kain Shibori sebagai penyekat ruangan, sampai pernak-pernik lucu khas Jepang, membuat nuansa Jepang sangat terasa kental di sini. Untuk urusan desain interior ini, Ida Noer Harris, sang pemilik sendirilah yang menentukan. Bahkan lampion-lampion khas Jepang dibeli langsung dari Jepang ketika beliau berkunjung ke sana.



Ruang Tatami

Restorannya sendiri sih tidak terlalu luas. Selain area untuk umum, tersedia juga ruang tatami yang lebih privat. Ada dua ruang tatami yang masing-masing berkapasitas 10 orang, yang sekat di antara keduanya bisa dibuka sehingga bisa menampung 20 orang. Secara keseluruhan, restoran ini bisa mencapai kapasitas 64 orang.

CITA RASA JEPANG DENGAN SENTUHAN KULINER LOKAL

Menu andalan resto ini adalah Yakiniku, Shabu-shabu, dan Sushi. Selain itu akan ada pula menu lain seperti Mie Udon dan Bento. Kemarin sih saya nyobain Yakiniku dan Sushi-nya. Yakiniku-nya mix beberapa jenis daging, sosis, daaaan..... Dangke. Pernah dengar Dangke kan? Iya, keju khas Enrekang itu. Ibu Ida yang juga asli Enrekang ini punya misi untuk membawa Dangke ke level yang lebih tinggi. Kuliner lokal nda kalah enak kok dengan kuliner import. Malahan rasanya jadi makin unik, Dangke bakar, dipadu dengan saus Yakiniku-nya yang memang juara, rasanya jadi makin nendang. Oiya, menu Yakiniku Mixed ini sudah termasuk nasi dan free refill ocha ya...

Mixed Yakiniku (125k)


Dangke bakar
(Foto : Alfu Laila)


Menu Sushi-nya pun ada berbagai pilihan. Kamu bisa pilih menu Sushi satuan, atau bisa juga pesan yang satu paket untuk makan rame-rame bersama teman atau keluarga. Saya kemarin nyobain yang menu paket Sushi 2 susun. Yang paling saya suka sih Unagi Sushi Roll-nya, yang terdiri dari daging belut di bagian atas, lalu alpukat dan Tobiko (telur ikan terbang) di dalam Sushi-nya. Perpaduan rasa gurih dari belut dan Tobiko dengan rasa manis dari alpukat terasa pas sekali di lidah saya. Yang black caviar juga enak sih, tapi kurang cocok saja dengan selera saya.

Paket Sushi
(Foto : Alfu Laila)
Unagi Sushi Roll favorit saya
(Foto : Alfu Laila)

Semua bahan yang digunakan di resto ini adalah bahan-bahan yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. "Sebagian besar bahan-bahannya didatangkan langsunh dari luar Makassar.  Seperti daging, itu semuanya import. Bumbu-bumbu dan bahan lain juga sebagian besar didatangkan dari Jakarta, karena belum tersedia di Makassar. Sedangkan Dangke didatangkan langsung dari Enrekang, dan diusahakan selalu fresh," ujar Ibu Ida.

Saus Yakiniku dan Shabu-shabu di sini adalah hasil racikan dari Ibu Ida sendiri. Seperti saya bilang di atas, rasanya memang juara. Oya, di Asokanori ini masih menggunakan mirin sebagai campuran dalam masakannya, dalam jumlah yang sedikit. Tapi kalau ndak mau pakai mirin, bisa request kok supaya di-skip mirinnya. "Saya mengerti keresahan sebagian orang tentang masakan Jepang. Untuk itu kami sedang mencoba untuk membuat mirin sendiri, agar bisa mendapatkan rasa yang otentik, tapi lebih halal. Karena kalau untuk betul-betul sesuai dengan rasa aslinya, masih sulit meninggalkan mirin," tambah Ibu Ida.

Menggunakan daging berkualitas tinggi
(Foto : Alfu Laila)
Mie Udon
(Foto : Alfu Laila)
Matcha Ice Cream (27k)
(Foto : Alfu Laila)

DIMULAI DENGAN KONSEP DELIVERY

Asokanori sebetulnya lebih dulu dikenal dengan konsep delivery Japanese Cuisine, yaitu mengantarkan langsung Yakiniku dan Shabu-shabu ke pemesan, lengkap dengan perintilannya seperti kompor portable, panggangan, sampai peralatan makannya. Usaha ini baru dimulai sejak Maret 2018 dan mendapat respon yang cukup positif. Berkat permintaan para pelanggannya, maka dibukalah resto Asokanori ini, agar pelanggan dapat menikmati Yakiniku atau Shabu-shabu favorit mereka kapan saja tanpa harus memesan dulu sehari beberapa jam atau sehari sebelumnya. Akan tetapi meskipun sudah ada resto, konsep delivery tadi masih terus dijalankan, dan menjadi salah satu ciri khas resto ini.

Bersama Ibu Ida Noer Harris (paling kiri)
(Foto : Echa Panrita)

Instagrammable bangeet...
(Foto : Ungatawwa)

Soal harga, di resto Asokanori ini cukup terjangkau. Harga untuk Sushi dibanderol mulai dari 20 ribu rupiah, sedangkan Yakiniku mulai dari harga 47 ribu rupiah. Oya, selama grand opening kalian juga bisa mendapat diskon sebesar 10% untuk menu Yakiniku dan Shabu-shabu loh. Jadi, kalau kalian mau menikmati masakan Jepang dengan nuansa baru, coba deh singgah ke sini. Tempat yang cozy, dipadu makanan yang enak, ugh... Mantul deh!

Tempatnya cozy banget buat ngumpul-ngumpul
(Foto : Qiah Ladkiya)


ASOKANORI RESTO
Jl. Tupai 36 Makassar
Open daily 10 AM - 10 PM
Instagram : @asokanori

Komentar

  1. Kukira restonya murni makanan Jepang 100% ternyata dia fusion ki di' kak jadi tetap ada unsur lokalnya. Good��

    BalasHapus
  2. Hadirnya Dangke itu unik banget. Saya sampe takjub! Akhirnya Dangke bisa bersanding dengan menu internasional.

    BalasHapus
  3. keren ya ibu Ida ngebawa dangke jadi makanan yang mewah di restoran asokanorinya ini, saya penasaran sama dangke nya blum sempat nyobain waktu itu hikss, shabu2 dan udonnya juga
    ayo kak kapan mau ngabisin voucher bareng2 biar bisa sharing hueheuheuhe

    BalasHapus
  4. Ohh... inimi restorannya bu Ida? Dekat sekali dari tempat kerjaku ini. Kapan2 saya cuzz kesana deh. Adakah voucher? Hahahaa

    BalasHapus
  5. Saya tidak terlalu suka dengan masakan Jepang, eh tapi adaji juga makanan lokal di? Patut dicoba ini.

    BalasHapus
  6. Baca ini siang bolong jadi langsung laper. Restonya cakep, muralnya okay banget, dessertnya juga khas Jepang. Menunya juga disisipkan menu lokal, bravo 👏🏻.

    BalasHapus
  7. Itu Unagi Sushi Roll nya bikin ngiler sejak liat fotonya di IG nya Qiah. Langsung pengen balik lagi kesana.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer