Alasan Saya Memilih Transportasi Online



Di era digital ini, kamu pilih transportasi umum konvensional atau transportasi online?

Kalau bicara soal transportasi, saya adalah orang yang lebih banyak menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi. Alasan utamanya adalah karena saya ndak bisa bawa kendaraan sendiri. Dulu pernah sih belajar mengendarai motor, dan bisa. Tapi saya terlalu paranoid untuk mengendarai motor sendiri di jalan raya. Apalagi setelah saya pindah ke Makassar yang kondisi lalu lintasnya membuat saya makin sering membaca istigfar ini.


Dulu sih, waktu awal-awal pindah ke sini, ada pak suami yang siap antar kemana pun saya mau pergi. Waktu itu ndak berani pergi sendiri karena saya ini punya mental map yang buruk. Susah sekali hafal jalan.Takutnya saya nyasar, hahaha. Tapi sejak almarhumah ibu mertua saya tinggal bersama kami karena sakit, saya harus belajar mandiri kalau mau bepergian. Saya ndak bisa lagi mengandalkan suami karena salah satu dari kami harus tinggal di rumah menjaga ibu mertua kalau yang lain pergi.

Saat itu pilihan yang tersedia adalah pete-pete (angkot), ojek, atau taksi. Ada juga bentor sih, alias becak motor, tapi di daerah sekitar tempat tinggal saya jarang ada. Saya lebih memilih menggunakan pete-pete karena itu yang paling nyaman buat saya. Ndak pernah terpikir untuk naik ojek karena tarifnya yang ndak jelas. Harus tawar menawar, dan saya ndak pandai menawar. Ditambah lagi saya ndak tahu jalan, yang berpotensi membuat saya gampang dikibulin soal tarif. Naik taksi jika dan hanya jika kondisi sangat ndak memungkinkan untuk naik pete-pete. Meskipun jauh lebih nyaman, tapi kenyataan bahwa tarifnya juga berkali-kali lipat lebih mahal membuat saya harus mikir berkali-kali untuk naik taksi.

Baca juga : Bis Kota

Bepergian sama anak kecil dengan menggunakan pete-pete itu ribet, Ferguso. Barang bawaan yang ndak pernah sedikit, kondisi pete-pete yang sering penuh jadi harus pangku anak padahal saya sendiri cuma bisa titip separuh pantat di bangku saking penuhnya, ditambah lagi suasana di dalam pete-pete yang gerah bikin anak rewel. Ini belum termasuk kalau harus ganti pete-pete, ya. Oh ya ampun, ribet sekali. Tapi mau ndak mau ya harus dijalani, dan lama-lama jadi terbiasa juga.

Di saat saya sudah mulai merasa terbiasa (karena terpaksa) itu, hadirlah inovasi baru yang menawarkan kenyamanan lebih : ojek online.  Salah satu inovasi yang paling saya sukai seumur hidup saya. Selain menawarkan harga yang murah dibanding ojek konvensional, ojek online ini, terutama Grab, juga menawarkan kemudahan dan keamanan. Mudah, karena saya tinggal buka aplikasi, pesan GrabBike, duduk manis tunggu dijemput, lalu diantar sampai tujuan, jauh ataupun dekat. Aman, karena perjalanan tercatat dalam sistem. Kalau ada apa-apa jelas dimana saya bisa mengadu. Naudzubillahi mindzalik juga sih, moga-moga ndak pernah terjadi apa-apa. Tapi setidaknya kan hati lebih tenang rasanya.

www.ayiprima.com

Setelah GrabBike, hadir juga GrabCar dengan tarif lebih murah daripada taksi konvensional. Tarif yang jelas di awal juga membuat perjalanan semakin nyaman, karena ndak perlu sebentar-sebentar cek argo dengan hati berdebar-debar takut uangnya ndak cukup. Jelas ini bikin bahagia buat mamak-mamak irit kayak saya dong. Belakangan, saya lebih memilih moda mobil dibanding motor. Lebih nyaman terutama saat pergi bareng anak, bawa banyak barang, atau saat kondisi cuaca tidak memungkinkan. Kalau saya perginya sendiri dan cuaca cerah, biasanya sih saya lebih memilih moda motor, karena lebih cepat.

Alhamdulillah sih ya, selama saya menggunakan Grab, saya ndak pernah mengalami kejadian yang aneh-aneh. Yang ada sepanjang perjalanan diam-diaman doang sama driver, karena saya memang malas ngobrol, hahaha. Salah satu keunggulan Grab adalah fitur GrabCarPlus-nya, yang hanya khusus untuk driver yang nilainya 5 bintang. Bikin saya merasa makin nyaman dan aman di perjalanan deh.
Alasan utama saya memilih Grab tentu saja karena tarifnya yang murah. Sudah murah, sering ada promonya pula. Saya ini kan paling lemah sama promo, hahaha. Kadang kepikiran juga sih, kalau pakai promo begitu, drivernya rese ndak ya? Kan sering tuh ada cerita yang driver marah-marah kalau pelanggannya bayarnya pakai promo. Tapi Alhamdulillah saya ndak pernah sih dapat kejadian seperti itu. Baik-baik drivernya tawwa.

Baru-baru ini saya dengar kabar kalau Grab Everday SuperApp menjadi perusahaan startup pertama yang mencapai level Decacorn di Asia Tenggara. Pernah dengar Unicorn yang belakangan ini ramai disebut-sebut setelah Debat Calon Presiden? Unicorn adalah sebutan untuk perusahaan startup yang mempunyai nilai valuasi sebesar satu milyar dolar AS. Nah, level Decacorn ini di atasnya Unicorn, dengan nilai valuasi 10 kali lipatnya, yaitu 10 milyar dolar AS. Dengan nilai valuasi yang jauh lebih besar berarti startup tersebut punya modal yang jauh lebih besar juga sehingga punya kemampuan lebih besar untuk menciptakan inovasi baru.

Saya tahu info tentang level Decacorn Grab ini pas lagi iseng-iseng buka aplikasinya, lalu melihat ada promo diskon hingga 70% untuk layanan GrabBike, GrabCar, dan GrabExpress sampai tanggal 14 Maret 2019. Mata saya langsung berbinar-binar dong melihat kata diskon, hahaha. Lumayan banget ini buat emak irit kayak saya. Untuk GrabFood juga ada diskon hingga 50%, yang berguna sekali karena saya yang belakangan ini terlalu (sok) sibuk dan ndak sempat masak. Saya hanya perlu menggunakan kode GRABDECACORN pada saat memesan dan diskon menggiurkan itu bisa langsung saya nikmati. Selain itu untuk bayar-bayar tagihan juga dapat cashback. Top Up OVO jadi ndak habis-habis karena banyak diskon dan cashback. Bahagia akutuuu…


Saya yakin tidak mudah untuk membangun suatu perusahaan sampai bisa bernilai sebesar itu. Apalagi di zaman persaingan global seperti ini. Dibutuhkan kreativitas dan inovasi tanpa henti. Siapa yang tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan minim inovasi baru tentu akan tergilas. Khususnya di bidang jasa, pelayanan yang bagus juga pasti jadi faktor penting sukses tidaknya sebuah usaha. Saya hanya berharap, semoga Grab mampu terus menghadirkan terobosan baru dan pelayanan yang semakin bagus, baik terhadap pelanggan serta mitra kerja mereka. Okesip.

Komentar

  1. Saya juga alhamdulillah nggak pernah ketemu driver yang reseh. Padahal saya tuu anaknya selalu terdeoan dalam memanfaatkan promo. Grab beneran udah jadi sahabat setia bagi saya, bukan iklan kemarin aja pas seminggu di Jakarta dan Bogor saya sampai top up OVO 500K, buat naik Grab dan Jajan di mall. Lumayan lho bisa dapat diskon banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya Teh... Lumayan banget diskonnya buat jajan yang lain...

      Hapus
  2. ini postingan tuk ikut lomba atau postingan promosi ya? hehe

    anyway, saya pribadi juga sangat terbantu dgn tranpsortasi online berbasis aplikasi ini klo lagi liburan ke Indonesia. selain harganya yang pasti, tujuan juga pasti sehingga memudahkan kita semua. iya, driver nya juga pasti baik hati karena mengharapkan "bintang" yang banyak dari konsumennya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena "nasib" mereka tergantung bintang kodong. Tapi kalau saya sih selalu kasih bintang 5 meskipun drivernya biasa-biasa saja. Hehe

      Hapus
  3. Lain kali ndak boleh diam-diaman sama babang Grabcar, Ayi. Karena banyak itu ceritanya mereka, bisa jadi bahan tulisan hahaha.

    Saya itu suka sekali mengorek cerita babang pengemudi ojek online. Trus saya jadikan bahan perbandingan, bahan introspeksi, sekaligus bahan tulisan. Mayan lho, sekali merengkuh dayung, berpulau-pulau terlampaui :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya sih kak. Saya kalau diajak ngobrol duluan juga biasa ngobrol terus ji sepanjang jalan. Cuma seringnya drivernya juga diam-diam ji.

      Hapus
  4. Transportasi online itu memang sangat membantu sekali kak. Mau kemanapun tinggal dipesan melalui aplikasi dan murah juga karena ada promonya. Pastinya dengan transportasi online semakin cepat sampai ke tempat tujuan. Apalgi bisa pakai ovo juga kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa... Lebih praktis, nyaman, aman, dan irit.

      Hapus
  5. Saya kalau naik Grabcar, suka banget ajak driver ngobrol.. Alahamdulilkah selama ini dapat driver yg ramah dan ga sungkan berbagi pengalamannya 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pernah sih dapat driver yang agak-agak horor. Tapi bukanji Grab, hehe.

      Hapus
  6. Kalau saja dari dulu ada Grab, mungkin dari dulu kakiku lebih panjang. Lebih bisa ngelakuin banyak hal. Etapi walaupun dulu gak ada Grab. Saya tetap bersyukur, sekarang bisa melakukan banyak hal menembus keterbatasan dan jarak, berkat bantuan Babang Grab.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga jadi tau kemana-mana karena naik Grab. Dulu kalo bukan yang dilewati jalur pete-pete malasma pergi, hahah.

      Hapus
  7. Saya kedua2nya sih. Kadang pke Ojol kadang juga pke konvensional. Hanya saja kalo pke Ojol masih suka milih2 pke Grab atau Gojek. Tergantung yang mana nemu driver yang cepet haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo lagi selow dan cuaca bagus juga saya masih pake pete-pete. Tapi seringnya butuh buru-buru. Jadilah ojek online idolaku.

      Hapus
  8. Terlalu murah malah ini ojol. Kadang sy brpkir adaji kah untungny itu hehee.

    Btw slain ojol manfaatin juga jasa omi=ojek suami hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa... Sering malah dapat yang 1 rupiah doang. Kan sama saja gratis itu mah.

      Suami juga kesenengan tuh saya pake grab. Jadi dia nda perlu nganter kemana-mana. Hahah

      Hapus
  9. Selain murah juga pelayanannya bagus. Saya juga sependapat alasan-alasan yang dipaparkan dalam artikel ini :) Kalau ada yang murah kenapa harus pilih yang mahal hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya insting semua orang itu ya, pilih yang lebih murah. Hahaha

      Hapus
  10. Wow masih banyak ya pete-pete yang penuh di Makassar? Saya jarang lihat euy. Saya kira rata2 sudah kosong karena semakin gampangnya orang punya motor, plus banyaknya pilihan transportasi online.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau jurusan Daya-Sentral masih sering penuh, Daeng. Terutama kalau jam orang pulang sekolah atau pulang kantor.

      Hapus
  11. Kehadiran grabcar ini memang memudahkan banget ya kak. Tinggal pesen aja via smartphone ndak lama kemudian datang mi mobil jemputan. Mana kebanyakan grab car yang saya naiki drivernya ramah2 dan soal harga juga masih terjangkau. Apalagi banyak promonya pula.

    BalasHapus
  12. Saya pribadi kalau ada Transportasi Umum seperti BRT kemaren, lebih memilih itu sih kak. Cuman karena keadaan kota kita yang gk mendukung transport umum, yah Transport Online Memang paling mantep, stidaknya kurangi volume kendaraan n praktis banget😁

    BalasHapus
  13. Saya sudah beberapa kali memanfaatkan kode promo GRABDECACORN ini. Benar benar mantul promonya! Hemat besar euy!

    BalasHapus
  14. bersyukur sekali ada GRAB ini di kak, memang ribet kalau naik angkot kebayang ka gimana bawa anak2 sambil naik pete-pete belum lg kalau satu angkot ada yg sakit hahahaha. btw congratulation for GRAB decacorn , luarbiasaa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer