Li Ziqi, The Hidden Gem of YouTube


Kalau tanya ke anak-anak generasi millenials, apa cita-citanya mereka, sepertinya akan banyak yang menjawab mau jadi YouTuber. Memang sih, jadi YouTuber sekarang semacam profesi idaman. Banyak yang mikir, “ih, enak ya kerjanya, bikin-bikin video doang, bisa dapet banyak duit..” Padahal mah, kenyataannya tidak semudah itu, Nandito! Untuk bikin video pun butuh kerja keras, menyiapkan cerita, shooting, sampai editing. Satu video bisa dikerjakan berhari-hari, bahkan ada yang sampai berbulan-bulan.

Memang sih, ndak semua YouTuber punya konten yang berbobot. Ada yang isinya ngerjain orang, vlog jalan-jalan ke mall, mainin squishy, dan masih banyak lagi yang unfaedah lainnya. Dan mirisnya, yang seperti ini malah punya banyak sekali subscribers. Tapi yang isi kontennya luar biasa keren juga banyak kok, salah satunya adalah Li Ziqi. And she's my recent favorite YouTuber.


Jadi, video-video Li Ziqi ini kebanyakan adalah video masak. Tapi bukan video masak ala Rudi Choiruddin atau ibu Sisca Soewitomo ya… Video-video memasak ala Li Ziqi ditampilkan dengan sangat artistik, dari segi pengambilan gambar, pemilihan musik, sampai detail properti yang digunakan. Nonton videonya Ziqi berasa seperti lagi nonton film pendek.


Di semua videonya, kita akan disuguhi pemandangan tempat tinggal Ziqi, daerah pedesaan China yang asri banget. Kesan tenang selalu terasa dari video-videonya. Jauh dari hiruk pikuk kota. Yang bikin videonya bukan sekadar video memasak adalah karena dia perlihatkan prosesnya sejak awal, sejak petik-petik sayur. Hampir semua bahan yang digunakannya untuk memasak diambil dari sekelilingnya, entah itu halaman rumah, kebun, sampai hutan. Semuanya alami, langsung dipetik dari pohonnya.

Semua masakan yang dia buat dimasak dengan cara tradisional. Dicuci di pancuran air dari bambu, peralatan masak yang dipakai kebanyakan dari kayu, dan dimasak di atas tungku batu. Masakan yang dia buat juga masakan tradisional, dan dia sering juga menceritakan kisah atau makna di balik masakan tersebut.


Bukan hanya masak memasak. Ziqi juga membuat beberapa video tentang handcraft. Video pertama yang saya lihat dari dia adalah tentang dia yang membuat mantel musim dingin. Dia menunjukkan proses pembuatan mantel dari awal, sejak benangnya masih berupa bulu domba! Bulu-bulu domba itu dicuci, dibersihkan, dipintal jadi benang, diberi warna, sampai dijahit dan dirajut menjadi mantel. Semuanya dikerjakan secara tradisional.

Ada juga video di mana dia membuat selimut sutra untuk neneknya. Kalau orang biasa mah bikin selimut ya beli kain, terus jahit sedikit pinggirnya, jadi deh. Tapi kalau Ziqi bikin selimut dia kerjakan sejak pelihara ulat suteranya dong. Ditunggu sampai jadi kepompong, lalu dipintal jadi benang, dari benang diproses lagi jadi kain. Baru deh dibikin selimut.


Video lain yang warbiyasak adalah tentang bagaimana orang China zaman dulu membuat tinta, kuas, batu tinta,dan kertas. Keseluruhan prosesnya memakan waktu 3 tahun! Ya memang ndak tau juga sih, apakah betulan dia bikin itu selama 3 atau ndak. Banyak yang menyangsikan, tapi banyak juga yang percaya dia memang sekonsisten itu. Tapi paling tidak proses pembuatan yang dia perlihatkan di video itu adalah proses yang memang demikianlah adanya yang orang China zaman dulu kerjakan.

Kalau dilihat dari video-videonya, Li Ziqi ini perempuan serba bisa. Ya masak, menjahit, potong-potong kayu, bikin keranjang dari bambu, sampai bikin kosmetik sendiri. Proses pembuatan videonya pun sebagian besar dia kerjakan sendiri. Awalnya dia membuat video dari smartphone sebelum akhirnya dia membeli kamera. Ketika penontonnya mulai banyak, dia pun mempekerjakan seorang fotografer dan seorang asisten untuk membantunya. Selain itu dia juga serius belajar editing video. Dan ini memang membuat kualitas videonya jauh lebih baik.


SIAPA ITU LI ZIQI?

Li Ziqi lahir di tahun 90an, di sebuah desa terpencil di pegunungan barat laut Pingwu, Mianyang, China. Masa kecil dan remajanya cukup berat. Orang tuanya bercerai, lalu ayahnya meninggal. Ziqi kemudian tinggal dengan kakek dan neneknya. Kakeknya adalah seorang juru masak. Dari dialah Ziqi belajar memasak, juga keterampilannya yang lain. Pada saat menginjak remaja, setelah kakeknya meninggal, Ziqi memutuskan untuk berhenti sekolah dan memilih bekerja. Berbagai pekerjaan dilakoninya, dari jadi waitress sampai jadi DJ.

Di tahun 2012, neneknya jatuh sakit. Ziqi pun memutuskan untuk kembali ke desanya untuk mengurus neneknya. Si nenek ini sering muncul di video Ziqi, dan kita bisa lihat bahwa hubungan mereka sangat dekat. Di desanya, Ziqi menghabiskan waktu untuk bertani. Dari situ jugalah dia mendapatkan uang. Selain itu dia juga membuka online shop di marketplace bernama Taobao.


Di tahun 2015, Ziqi mulai membuat video dan mengunggahnya ke aplikasi Meipai. Waktu itu tujuannya sekadar untuk mempromosikan online shopnya. Sayang, baik video maupun online shopnya tidak berhasil. Di akhir 2015, Ziqi kembali membuat video, dan dia mengambil tema memasak. Videonya mendapat perhatian dari beberapa food expert yang kemudian membaginya sehingga Ziqi jadi makin dikenal orang.

Tahun 2016, dia mulai menggunakan platform Weibo untuk mengunggah video-videonya. Petinggi SINA Weibo pun akhirnya tertarik dengan video Ziqi, dan berpikir Ziqi bisa memperkenalkan tradisi China kepada dunia. Dan di tahun 2017, Ziqi menjadi new online celebrity in China. Platform utama Ziqi adalah SINA Weibo, di sanalah dia mengunggah video-videonya. Mulai tahun 2017, barulah video-video tersebut diunggah ke YouTube oleh pihak ketiga, seizin Ziqi. Jadi semacam official account, tapi dijalankan oleh admin.

Perjalanan Ziqi ndak mulus-mulus saja. Selain pernah gagal di awal, Ziqi juga sempat memutuskan vakum membuat video karena banyak yang menyangsikan bahwa dia sendiri yang membuat video-video tersebut. Untung akhirnya dia memutuskan untuk kembali membuat video, bahkan dengan kualitas yang lebih baik semenjak dia mengajak seorang fotografer untuk bekerja sama.



Buat saya, menonton video Li Ziqi menimbulkan perasaan bahagia. Perpaduan antara gambar yang cantik, teknik kuno yang menarik, dan musik yang lembut, membuat saya terkagum-kagum. Saya bisa menonton videonya berulang-ulang tanpa bosan. She put a lot of efforts to make those videos, and I highly respect her commitment and her magnificent work. Bukan vlogger kaleng-kaleng lah. Sangat layak untuk disubscribe, like, comment, or share. Yet, she never asked for it like any other YouTubers, lol. She has proven, when your contents are good, people will like you without you asking them to. Pesan moralnya adalah, kalau mau jadi YouTuber sukses, yang paling utama adalah pikirkan dulu kontennya. Buat konten yang bagus, jangan asal jadi. Subscribers atau followers akan datang dengan sendirinya kalau kontenmu memang semenarik itu. Demikian.



Sumber : raknife.com/li-zi-qi

Komentar

  1. Menarik juga sih, tapi kebanyakan penikmat yutub apalagi yang masih baru hanya melihat konten yang lagi trending dan viral saja hihi. Apalagi kalau masih anak2, tontonannya random. Seperti keponakanku yang masih 5 tahun. Hape mamanya selalu dipake untuk nonton di yutub, tontonannya super acak. Haha.

    BalasHapus
  2. Perempuan bernama Li Zi Qi, diliat dari tulian ini benar-benar perempuan serba bisa. menjahit, memasak, memintal sampai dari bagaimana pengolahannya pun dia melakukannya. Menjadi Youtuber, akan memiliki tantangannya sendiri, seperti membuat content yang menarik. Pengen juga jadi Youtuber, sayang saya tidak bisa sekonsisten dan sekreatif itu.

    BalasHapus
  3. Wuih pengen deh jadi Ziqi, yang punya konten bagus dan gak perlu minta orang untuk subscribe, hehe...

    Btw, baru ngeh saya kalo ternyata akun yutubnya dijalankan oleh admin. Yaiyalah, soalnya di China itu youtube diblokir oleh pemerintah sana.

    BalasHapus
  4. Keren sekali Ziqi ini ya, selain konten yang dibuatnya bermutu, dia pun serba bisa dalam melakukan segala hal. Kerenlah pokoknya

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bicara soal masak - memasak dan kuliner memang lebih menarik yah jika disertai narasi berupa cerita dibalik satu makanan misalnya. baiklah, Maria, saya akan segera ke channel-nya.

      Hapus
  6. 2018-2019 sepertinya tahunnya youtube. Sudah banyak survey membuktikan bahwa youtube adalah platform teratas saat ini. Banyak bermunculan youtuber baru. Btw, saya Li Ziqi ini cocok keknya diliat krna dari ulasan yg saya baca unik. Sampe petik-petik bahannya dulu di', wahhh otw ke channelnya deh.

    BalasHapus
  7. Ziqi termasuk youtuber keren.. Memang benar,bikin video yang disukai orang itu butuh kerja keras.. Mulai tukis script, shooting, editing , dll..
    Belum lagi kendala di Lapangan..tapi pas upload, banyak yang suka dan nonton video kita..itu kesenangan tersendiri di luar dari penghasilan dri youtube..

    BalasHapus
  8. wah wanita yang mandiri yang tangguh ya. salut :D

    BalasHapus
  9. Keren keren sangat menginspirasi..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer